CALIFORNIA – National
Aeronautics and Space Administration (NASA), menemukan eksoplanet
(planet yang berada di luar sistem tata surya Bima Sakti) bergas yang
memiliki dua komponen penting dalam penciptaan kehidupan, yakni uap air
dan langit yang bening. NASA menggunakan tiga teleskopnya yakni, Hubble,
Kepler dan Spitzer untuk menemukan planet itu.
Planet ini dinamakan HAT-P-11b dan memiliki ukuran sebesar Neptunus. Planet ini adalah yang terkecil dalam kategori planet yang memiliki uap air dan langit yang bening. Planet ini berlokasi 120 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Cygnus.
Selain itu, HAT-P-11b berputar mengelilingi bintang dalam orbitnya sekali setiap lima hari, menjadikannya cukup hangat. Selain jarak planet ini dengan bintangnya dan keberadaan uap air, tidak banyak yang diketahui lagi kemungkinan memiliki inti berbatu.
Hubble berhasil mendeteksi uap air dengan menggunakan transmisi spectroscopy. Teknik ini artinya mengamati planet saat melewati bintangnya, jika ada uap air maka terdapat cahaya kecil yang terserap, sebagaimana dideteksi NASA.
Uap air dalam planet ini menandakan adanya eksistensi air dan keberadaan air tersebut tidak akan ditemukan tanpa adanya langit yang bening, seperti dikutip Geek.com, Sabtu (27/9/2014).
Planet ini dinamakan HAT-P-11b dan memiliki ukuran sebesar Neptunus. Planet ini adalah yang terkecil dalam kategori planet yang memiliki uap air dan langit yang bening. Planet ini berlokasi 120 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Cygnus.
Selain itu, HAT-P-11b berputar mengelilingi bintang dalam orbitnya sekali setiap lima hari, menjadikannya cukup hangat. Selain jarak planet ini dengan bintangnya dan keberadaan uap air, tidak banyak yang diketahui lagi kemungkinan memiliki inti berbatu.
Hubble berhasil mendeteksi uap air dengan menggunakan transmisi spectroscopy. Teknik ini artinya mengamati planet saat melewati bintangnya, jika ada uap air maka terdapat cahaya kecil yang terserap, sebagaimana dideteksi NASA.
Uap air dalam planet ini menandakan adanya eksistensi air dan keberadaan air tersebut tidak akan ditemukan tanpa adanya langit yang bening, seperti dikutip Geek.com, Sabtu (27/9/2014).
Sumber(Okezone)
0 komentar
Berkomentarlah dengan Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #ThinkHIGH! ^_^